Share on facebook
Home
Tambling Wildlife Nature Conservation E-mail

Di Baluran, Jawa Timur saya serasa berada di Afrika, dan ketika menyusuri sungai di pedalaman Kalimantan saya serasa berada di Amazon. Tapi di Tambling, pagi  ini saya berada di padang Sarengeti Afrika, dan sorenya saya sudah menyusuri Sungai Amazon.

Read more...
 
Berburu Durian di Taman Nasional Bukit Tigapuluh E-mail


Di pasar Rengat, sebuah kota kecamatan di Kabupaten Indragiri Hulu di Provinsi Riau, seorang pedagang durian menawarkan durian sekepalan tangan. Awalnya saya pikir durian muda, setelah dibuka, bau harum menyengat, dan setelah dagingnya sampai di lidah, rasa manis, sedikit pahit alkoholik dan legit mulai terasa. “Sepuluh ribu tiga biji, tidak manis jangan dibayar.” Si pedagang itu menawarkan, dan langsung membelah 3 buah durian dagangannya.

Read more...
 
Behind The Scene Wildlife Journey E-mail

Ketika mulai memotret hidupan liar Indonesia, awalnya kami berpikir jika tidak segera dikumpulkan dalam bentuk foto dan nanti punah, maka kita tidak akan punya database hidupan liar, terutama dalam bentuk foto. Memang kita sudah punya koleksi foto-foto-terutama satwa endemik Indonesia-lengkap. Tengok saja koleksi fotonya Alain Compost atau Riza Marlon. Tapi untuk untuk foto flora agaknya masih minim. Para fotografer hidupan liar, lebih tertarik dengan satwa dibanding tanaman yang sebenarnya juga menarik untuk dikumpulkan.

Read more...
 
Keluarga Nepenthes Galang Baru E-mail

Sempat tersasar sampai di Pulau Galang Baru-salah satu pulau terujung yang dihubungkan dengan Jembatan Barelang dari Pulau Batam-saya saya menemukan banyak sekali Nepenthes yang tersebar di sepanjang jalan. Carnivorous plants ini bagaikan gulma yang tidak berharga, merambat dan menutup tanaman lain. Kini saya kembali lagi untuk menemui keluarga Nepenthes yang bermukim di sana. Dan ternyata saya bertemu 4 keluarga Nepenthes dalam satu kali perjalanan kali ini. Dan keempatnya dalam satu blok hutan.

Read more...
 
Taman Nasional Komodo E-mail

Baru saja sampai di salah satu shelter di Pulau Rinca, saya dapati seekor komodo muda lari terbirit-birit.  Mosasaurus komodoensis muda ini buru-buru memanjat pohon, dan diam bersembunyi di dahan setinggi 3 m. Ketakutan dikejar oleh komodo dewasa seberat 40 kg rupanya. Jika tidak segera kabur, dia bakal babak belur dihajar seniornya. Atau kalau kebetulan senior tadi sudah sangat kelaparan, bisa jadi dia dicabik-cabik dan dijadikan santapannya. Dengan berat lebih dari 40 kg, komodo tua tadi menyerah, tidak mampu memanjat.

Read more...
 
« StartPrev123NextEnd »

Page 1 of 3

Polls

Fauna endemik Indonesia berikut, manakah favorit Anda?
 

feed-image Feed Entries


Powered by Joomla!. Designed by: flirting signs smtp settings Valid XHTML and CSS.